Friday, 26 February 2016

[Review] Tong Tji Tea Bar, Bukan Sekedar Teh


Sudah menjadi rahasia umum kalau tempat makan di mall kebanyakan mahal. Dari mulai makanan ringan (sekedar untuk nongkrong sambil ngobrol menghabiskan waktu) sampai dengan makanan berat (saat kelaparan melanda setelah kecapean keliling mall). Namun, dari sekian banyak tempat makan yang mahal, masih ada terselip beberapa yang cukup terjangkau oleh kantong. Tinggal kejelian kita saja dalam mencari. 

Salah satu tempat makan yang bisa dijadikan tempat nongkrong favorit saya di mall adalah Tong Tji Tea Bar. Seperti namanya, tempat makan ini dimiliki oleh perusahaan teh Tong Tji. Tersebar di seluruh Indonesia hampir di semua mall. Ada beberapa versi dari Tong Tji Tea Bar, ada yang di food court, ada yang di gang/ jalan di dalam mall, dan aja juga yang membuka gerai sendiri (istilahnya tenant yah? CMIIW deh :D). Tong Tji Tea bar favorit saya ada di Paragon Mall Solo. Perbedaan diantara ketiganya adalah, untuk gerai food court dan di jalanan mall, terbatas pada minuman dan makanan ringan, sedangkan untuk tenant ada pilihan makanan beratnya dan tentu saja dengan tempat yang lebih nyaman. Namun demikian untuk harga tidak ada perbedaan yang signifikan.


Minuman yang disajikan kebanyakan berbagai macam varian teh, baik hangat maupun dingin, tradisional maupun modern (bubble tea). Dari sekian banyak varian teh yang sudah pernah saya coba, saya jatuh cinta dengan Teh Serai. Walaupun tidak otentiki , rasa serainya tidak terlalu nendang namun rasanya unik dan penyajiannya pun juga unik. 1 gelas besar berisi air panas ditambah 1 batang serai yang di geprek + beberapa lembar daun jeruk yang telah di robek. Agak-agak aneh, nggak biasa, tapi enak :D 


Camilan yang disajikan oleh Tong Tji Tea bar, kebanyakan adalah camilan tradisional, ataupun fushion, semacam tempe goreng tepung, singkong goreng keju, singkong Thailand (which basically singkong kukus diberi saus santan kental :D), dan masih ada beberapa camilan lainnya. Sedangkan makanan berat ada nasi goreng, mie goreng, dll (nggak hapal dan lupa foto menunya :D). Untuk rasa, not so bad lah... But not so good either


Untuk cabang yang memiliki ruangan sendiri, nuansa yang di hadirkan adalah nuansa cozy, enak buat nyantai dengan berbagai poster bertemakan teh di dinding ruangan. Meriah, dengan banyak hiasan namun cukup elegan dan tidak terkesan penuh. Pelayannya juga ramah dan cukup sigap melayani pesanan. 

Rekomendasi saya 3.5 bintang dari 5. Salah satu pilihan untuk nongkrong-nongkrong cantik dan ganteng tanpa harus menguras banyak isi kantong :D

Wednesday, 24 February 2016

[Resep] Samoosa ala Pawon Ndeso



Salah satu gorengan favorit saya, sekedar untuk camilan maupun teman makan nasi. Seperti biasa resep sederhana, mudah dibuat, bumbu serta isian bisa divariasikan sesuai dengan kebutuhan atau apa yang tersedia :D

BAHAN-BAHAN
200 gr daging ayam giling
2 buah wortel
200 gr daun kucai (daun bawang)
1 bungkus kulit lumpia isi 50 buah


Bahan isian

BUMBU
1/2 buah bawang bombay
4 siung bawang putih
2 siung bawang merah
2 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
Garam dan merica secukupnya
Minyak goreng untuk menumis dan menggoreng secukupnya.

CARA MEMBUAT

  1. Cincang bawang merah, bawang putih dan bawang bombay
  2. Potong dadu wortel
  3. Iris tipis daun kucai.
  4. Panaskan 1 sendok sayur minyak goreng, tumis bawang putih, bawang merah dan bawang bombay sampai harum, masukkan wortel cincang, tumis sampai layu.
  5. Tambahkan daging ayam, aduk-aduk agar ayam tidak menyatu, masak sampai ayam berubah warna
  6. Tambahkan daun kucai, kecap dan saus tiram, aduk rata masak sampai air (kaldu dari daging ayam) berkurang.
  7. Setelah air menyusut, tambahkan garam dan merica, aduk cepat, angkat, dinginkan.
  8. Ambil selembar kulit lumpia, isi dengan tumisan daging dan lipat segitiga (cara melipat seperti pada gambar). Lakukan sampai semua adonan habis.
  9. Panaskan minyak secukupnya, goreng sampai kuning keemasan, angkat, tiriskan. Hidangkan dengan cocolan sambal.

Catatan:
  1. Isian bisa dikreasikan sesuai dengan keinginan, begitu juga dengan bumbunya.
  2. Untuk teknik pelipatan bisa di lihat di laman FB Pawon Ndeso. Jika kesulitan dalam pelipatan, gunakan teknik lama, melipat dalam bentuk amplop.
  3. Bila tidak langsung dikonsumsi, masukkan kedalam wadah kedap udara, simpan di dalam freezer. Tahan sampai 2 bulan.

Semoga meninspirasi dan selamat mencoba.

Saturday, 31 October 2015

[Tips] Cara Tradisional Mengatasi Sariawan

Sariawan merupakan permasalahan mulut yang walaupun (kelihatan) sederhana namun cukup menganggu aktifitas keseharian kita. Untuk makan dan berbicara susah. Sariawan terjadi karena peningkatan kadar asam di dalam mulut dikarenakan adanya bakteri. Banyak produk obat yang ditawarkan untuk mengobati sariawan, namun sebenarnya sariawan bisa kita obati dengan tanaman yang ada di sekitar kita, dengan cara yang mudah dan relatif aman. Berikut bahan dan cara pembuatannya

BAHAN-BAHAN
7 lembar daun sirih
500 ml air bersih

CARA MEMBUAT
Rebus air bersama daun sirih sampai mendidih, dinginkan

CARA PEMAKAIAN:
Ambil 100 ml air rebusan daun sirih, gunakan untuk berkumur. Lakukan secara teratur setelah gosok gigi. 

Air rebusan daun sirih berfungsi sebagai anti septik yang membantu mengurangi kuman/bakteri yang ada di mulut. Yang perlu diperhatikan adalah kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut. Walaupun terasa tidak nyaman dan bahkan terasa sakit. Selama sariawan kita tetap harus menggosok gigi secara teratur, minimal 2 kali sehari.

Air rebusan daun sirih juga bisa diminum seperti halnya minum teh, selama tahan dengan rasa pahitnya :D

Selamat mencoba

Friday, 3 April 2015

[Resep] Kue Pukis Warna Warni

Kue Pukis merupakan kue tradisional yang dapat dengan mudah di berbagai tempat. Harganya pun juga tidak mahal. Di kota Solo satu bungkus kue pukis berisi 10 buah dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp. 3.000,-

Namun demikian, tidak ada salahnya kalau kita membuat kue pukis sendiri, selain kita bisa mengontrol kualitas bahan, membuat kreasi rasa sesuai selera kita dan juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bersama keluarga saat liburan. Berikut resepnya

BAHAN-BAHAN
500 gr terigu protein tinggi
1 sdt soda kue
1/2 sdt garam
150 gr garam
2 sdm bubuk cokelat
750 ml santan/susu
4 butir telur ayam ukuran sedang
250 gr mentega/butter yang di lelehkan
Seujung sendok teh pasta pandan dan pasta stroberi

CARA MEMBUAT:
1. Campur dan aduk rata semua bahan kering kecuali cokelat bubuk (terigu, gula, garam dan baking soda).
2. Tuangkan susu/santan sambil aduk perlahan
4. Tambahkan telur satu per satu sambil terus diaduk.
5. Terakhir masukkan mentega/butter yang sudah di lelehkan. Aduk terus sampai kalis.
6. Bagi adonan menjadi 3 bagian, satu bagian dicampur dengan pasta pandan, satu bagian dengan pasta stroberi dan yang terakhir dengan cokelat bubuk. Tambahkan sedikit air pada adonan cokelat jika terlalu kental.
7. Diamkan adonan selama ± 30 menit sampai mengembang/berbusa.
8. Panaskan cetakan kue pukis diatas api kecil, oleskan minyak goreng/mentega.
9. Setelah panas masukkan adonan sampai 3/4 bagian, tutup, masak selama ± 5 menit.
10. Setelah matang, angkat kue dari cetakan dengan sendok kecil. Kue pukis siap dihidangkan.

Tuesday, 24 March 2015

[Resep] Pisang Goreng Hijau

Pisang goreng adalah salah satu camilan favorit di keluarga kami, terlebih saat pohon pisang berbuah seperti saat ini, rasanya tiada hari tanpa pisang goreng.

Untuk menghindari kebosanan terhadap pisang goreng, saya sedikit melakun memodifikasi. Dan hasilnya selain penampilannya lebih menarik, rasanya juga lebih enak. Berikut resep dan cara membuatnya

BAHAN-BAHAN
1 sisir pisang, kupas, belah 2 jangan sampai putus
150 gr terigu protein rendah
1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
Susu secukupnya
1/4 sdt pasta pandan
Minyak untuk menggoreng

CARA MEMBUAT
1. Campur terigu, gula, garam, pasta pandan dan susu, aduk rata sampai adonan kalis
2. Panaskan minyak goreng diatas wajan dengan api sedang
3. Celupkan pisang kedalam adonan tepung
4. Masukkan kedalam minyak, goreng sampai matang kecoklatan
5. Lakukan sampai semua pisang habis
6. Angkat, tiriskan
7. Pisang goreng siap disajikan sebagai teman minum teh

Sunday, 25 May 2014

[Resep] Bakwan Daun Pepaya


Bakwan merupakan camilan berupa gorengan yang berisikan sayuran dan adonan tepung, sayuran yang digunakan biasanya berupa taoge, wortel, daun bawang, kol dan terkadang ada juga kita temui bakwan yang berisikan pipilan jagung muda. Untuk kali ini saya menggunakan daun pepaya sebagai bahan utama bakwan. Seperti biasa, untuk bahan dan cara pembuatannya simpel dan tidak memakan banyak waktu. Berikut resep dan cara membuatnya

BAHAN-BAHAN

250 gr daun pepaya rebus, peras airnya, cincang kasar
100 gr tepung terigu
4 siung bawang merah, iris tipis
Air secukupnya
Minyak goreng secukupnya

BUMBU

4 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
Garam secukupnya
2 lembar daun jeruk purut, buang bagian tengahnya

CARA MEMBUAT
  1. Haluskan semua bumbu, aduk bersama terigu dan air sampai kalis
  2. Masukkan cincangan daun pepaya, aduk rata, sisihkan
  3. Panaskan minyak goreng dalam wajan
  4. Ambil 1 sendok adonan, tuangkan kedalam minyak panas, goreng sampai cokelat keemasan. Lakukan sampai semua adonan habis.
  5. Angkat bakwan yang telah matang, tiriskan
  6. Sajikan sebagai teman minum teh/kopi bersama sambal botolan/cabe rawit.
CATATAN
  • Untuk menghilangkan rasa pahit, tambahkan tanah lempung pada saat merebus daun pepaya. Daun pepaya rebus juga bisa dibeli di pasar tradisional.
  • Tepung terigu bisa diganti dengan tepung bumbu/ tepung bakwan kalau anda nggak mau repot menghaluskan bumbu.
  • Kombinasikan dengan sayuran lain (taoge, wortel, dll) untuk penampilan, rasa dan gizi yang lebih baik.
  • Gunakan api sedang saat menggoreng. Bila api terlalu kecil maka waktu memasak akan lebih lama dan bakwan menyerap terlalu banyak minyak, sementara kalau kepanasan bakwan akan cepat gosong sementara bagian dalam belum matang.
  • Selamat mencoba

Sunday, 6 April 2014

[Resep] Sambel Terong Labu Siam

Sambel terong dengan sensasi kriuk dari labu siam, berikut bahan dan cara membuatnya

BAHAN-BAHAN
2 buah terong ukuran besar, potong korek api besar, panjang ± 5 x 2 x 2 cm
1 buah labu siam potong korek api
Minyak goreng secukupnya

BUMBU
20 cabe merah
4 siung bawang putih
2 siung bawang merah
Seiris jeruk sambal
Garam dan merica secukupnya

CARA MEMBUAT
1. Panaskan minyak, goreng terong sampai kecoklatan, angkat, tiriskan.
2. Haluskan cabai, bawang merah dan bawang putih.
3. Tumis cabai, bawang merah dan bawang putih yang telah dihaluskan sampai harum.
4. Masukkan labu siam, tumis sampai layu sambil diaduk.
5. Setelah layu, tambahkan garam dan merica, aduk rata.
6. Masukkan terong goreng dan irisan jeruk sambal, aduk sebentar, angkat.
7. Sajikan dengan nasi hangat dan ikan asin atau tempe goreng.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes