Showing posts with label Ikan. Show all posts
Showing posts with label Ikan. Show all posts

Tuesday, 13 August 2013

[Resep] Gulai Kepala Ikan Bakar


Masa Lebaran seperti sekarang ini, sering kali kita temukan berbagai macam makanan di atas meja makan kita, baik masakan kita sendiri ataupun hantaran dari tetangga, saudara dan handai tolan. Sayangnya kita juga sering menemukan sisa dari masakan kita tersebut yang sering kali pada akhirnya harus kita buang, walaupun masih enak untuk di makan.

Sangat disayangkan kalau kita harus membuang makanan-makanan tersebut, dengan sedikit kreatifitas, waktu dan tenaga kita bisa menciptakan makanan baru dari sisa-sisa makana tersebut, resep berikut merupakan salah satu contohnya. Semoga bisa menginspirasi anda

BAHAN-BAHAN

500 ml kuah kare
4 siung bawang putih, iris halus
2 siung bawang merah, iris halus
2 buah kepala ikan gurame bakar ukuran sedang
4 lembar daun sawi putih, potong 1 cm
Kecap dan saos cabai secukupnya

CARA MEMBUAT
  1. Didihkan kuah kare bersama bawang putih dan merah
  2. Tambahkan kecap dan saos cabai, aduk rata
  3. Masukkan kepala ikan bakar, biarkan mendidih selama dua menit
  4. Sebelum diangkat tambahkan potongan daun sawi, biarkan hingga layu
  5. Angkat, siap disajikan dengan nasi hangat
CATATAN

  • Kare merupakan masakan besantan khas Jawa Tengah (bisa dengan mudah kita temukan di kota Solo dan Jogja), seperti gulai dengan kuah kuning encer dengan citarasa cenderung manis.
  • Kuah kare bisa diganti dengan kuah lainnya sesuai selera
  • Daun sawi bisa diganti dan dikombinasikan dengan sayur lain yang ada di kulkas sesuai dengan selera anda.
  • Kepala ikan bisa diganti dengan ikan bakar utuh atau ikan asap.

Tuesday, 28 August 2012

[Resep] Gulai Ikan Patin Ala Pawon Ndeso

Sebenarnya sudah lama saya pengen masak gulai ikan patin. Tiap kali berangkat/ pulang melewati orang jualan ikan segar di pinggir jalan, tergoda banget buat beli, tapi blom tergerak juga, qiqiqi...

Akhirnya setelah lama nyidam kesampaian juga untuk buatnya. Resepnya sendiri sih tidak bisa dikatakan murni gulai, karena bumbu-bumbunya tidak selengkap gulai ala Jawa ataupun sumatera.

Di sisi lain sewaktu lebaran kemarin kakak bikin sup ala Solo (timlo) dan kuahnya berlimpah banyak banget, daripada mubazir akhirnya kuah sup tersebut saya daur ulang sebagai bahan untuk pembuatan gulai ikan patin ini. Berikut ini bahan serta cara pembuatan selengkapnya:

BAHAN-BAHAN
500 ikan patin
500 ml kuah sup (saring)
1 ikat kemangi, ambil daunnya saja.
2 siung bawang putih haluskan
1 ruas kunyit, parut (bisa diganti 1/2 sdt kunyit bubuk)
300 ml santan encer
1 genggam cabe kering
1 batang sereh, ambil bagian putihnya saja, memarkan
Bawang merah dan bawang putih goreng untuk taburan
Garam dan merica secukupnya

CARA MEMBUAT
  1. Rebus kuah sup bersama bawang putih, sereh, kunyit dan cabe kering sampai mendidih
  2. Masukkan ikan, masak kembali sampai ikan berubah warna
  3. Masukkan santan, aduk rata, masak hingga mendidih.
  4. Tambahkan garam dan merica secukupnya jika dirasa kurang
  5. Masukkan daun kemangi, aduk sebentar, matikan api.
  6. Angkat, sajikan dengan taburan bawang putih dan bawang merah goreng

Monday, 30 July 2012

[Resep] Pepes Lele

For me, each dish has it's own story, and for this dish the story goes like this: 

Sore itu isteri kakak saya meminta saya untuk menggoreng tempe dan lele untuk menu berbuka nanti. Sewaktu membersihkan lele mendadak muncul ide untuk memasak lele dalam bentuk lain, kebetulan saya sendiri sudah bosan dengan lele goreng, lagipula kalau menggoreng lele itu boros minyak goreng. 

Jadi dengan bahan-bahan yang ada, saya membuat Pepes Lele. Pepes yang saya buat ini ala Jawa Barat, dengan berbagai sayuran/bumbu rajang dan tanpa kelapa parut. Alhamdulillah ternyata rasanya cukup enak serta orang rumah pada suka. Berikut resep serta cara pembuatannya:

Friday, 27 January 2012

[Obrolan Dapur] Undur-Undur Laut

Sumber gambar: Bingkai Pelangi
Hari minggu (22/01/2012) kemarin saya menemani anak-anak outing class ke Jogja. Pertama kami ke Musium Gula Gondang Winangoen, kemudian ke Musium Jogja Kembali (MonJali) dan terakhir sore harinya bersantai di Pantai Parang Tritis (Paris).

Untuk kegiatan di Gondang Winangoen dan Monjali seperti biasa kegiatan belajar, anak-anak mencatat penjelasan petugas dan atau apa yang ada di sana, sedangkan kami mendampingi di belakang. Acara terakhir yang paling dinanti dan disukai oleh semua (baik siswa maupun guru) karena kami semua bisa bersantai.

Berjalan-jalan di Paris rasanya beda banget dengan jaman dulu. Sekarang pantainya tambah ramai, bangunan-bangunan tambah padat dan pantai tambah kotor dengan limbah wisatawan (berbagai macam plastik pembungkus, kertas, batok kelapa, dll). Pas lagi jalan-jalan saya melihat ada orang yang jualan berbagai macam seafood goreng tepung, ada kepiting kecil, udang, belut laut, ikan laut kecil, dan satu lagi yang bentuknya agak aneh (menurut saya) dan katanya merupakan khas di pantai Parang Tritis, namanya adalah Undur-Undur Laut.

Thursday, 15 September 2011

[Resep] Nila Goreng Saus Bawang Ala Chef Jaw


Ikan nila memang tidak seterkenal ikan mujaer, banyak juga yang tidak suka karena banyaknya duri dan dagingnya yang suka hancur sewaktu dimasak. Tetapi rasanya tidaklah kalah enak dibanding gurame. Dan dengan pemasakan yang tepat dagingnya tidak akan hancur.

Selain ikan nila, menu berikut bisa juga menggunakan ikan lainnya, baik ikan air tawar maupun ikan air laut.

Bahan-Bahan
1 ekor ikan nilai (200 - 250gr), buang sisik dan isi perutnya
Garam dan merica secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Sunday, 10 April 2011

[Resep] Kerang Masak Kemangi


Saya sering mencari kerang air tawar di sungai kecil di dekat rumah ketika sungai dibendung. Selain rasanya yang enak kandungan gizinyapun juga tidak kalah dibandingkan kerang air laut. Biasanya kerang air tawar dimasak rica-rica (bumbu pedas), namun kali ini saya mencoba membuat dengan bumbu kemangi (sedikit agak pedas juga sih)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes